Perubahan jumlah kromosom
Perubahan jumlah kromosom dapat terjadi melalui dua cara yaitu euploidi dan aneuploidi1. Euploidi
Euploidi merupakan peristiwa perubahan jumlah kromosom pada seluruh pasangan kromosomnya. Jumlah kromosom makhluk hidup euploid adalah kelipatan dari kromosom haploidnya. Berdasarkan jumlah kromosomnya, makhluk hidup euploidi dapat dibedakan atas monoploid(n/haploid), diploid(2n), dan poliploid(lebih dari dua n)Contoh dari makhluk hidup monoploid adalah lebah madu jantan yang merupakan hasil dari telur yang tidak dibuahi, diploid contohnya adalah manusia dan kebanyakan makhluk eukariotik lainnya.
Poliploid terjadi akibat peleburan sel kelamin yang masing-masing atau salah satunya memiliki jumlah kromosom yang tidak normal. hal ini dinamakan dengan alopoliploid
Kasus ini bisa terjadi pada manusia yang dinamakan dengan kasus digini, dimana terjadi peleburan antara sel sperma dengan sel telur/ovum yang masih bersatu dengan polositnya. Ada juga kasus yang dinamakan dengan diandri yaitu dibuahinya sel ovum oleh dua sel sperma.
![]() |
peristiwa euploidi |
Baca selengkapnya »
0 komentar:
Posting Komentar